Banyak satwa langka yang dilindungi yang hidup di kawasan way kambas salah satunya adalah Gajah Sumatera. Binatang berkaki empat, berbelalai panjang yang konon menurut para ahli sejarah evolusi satwa merupakan keturunan gajah purba yang hidup di Pulau Jawa sekitar 800.000 tahun silam (sumber: www.nasionalgeografi.co.id). sedangkan di taman nasional way kambas sendiri Gajah Sumatera, sebagian adalah kelompok yang secara turun-temurun telah hidup dan berkembang biak di kawasan ini, dan sebagian lagi merupakan kelompok pendatang hasil dari proses penggiringan gajah pada tahun 1980-an karena habitat mereka yang rusak karena eksploitasi oleh manusia. Tidak mudah membedakan gajah yang asli maupun pendatang sehingga butuh orang yang ahli satwa. Tapi yang jelas, bahwa gajah asli maupun pendatang, mereka sama-sama gajah Sumatera tidak ada perbedaan perlakuan karena sama-sama dilindungi oleh undang-undang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EKOWISATA DI TNWK "SEBUAH HARAPAN"
EKOWISATA DI TNWK "SEBUAH HARAPAN"
Destinasi Way Kambas Yang Mendunia “sebuah harapan pengelolaan ekowisata Profesional” Pendahuluan TN Way Kamba...
-
Umum Dalam perpektif hidro-morfologis, posisi TNWK berada pada “ low land ” atau dataran yang paling rendah apabila dibandingkan denga...
-
Destinasi Way Kambas Yang Mendunia “sebuah harapan pengelolaan ekowisata Profesional” Pendahuluan TN Way Kamba...
-
Sukumar (2003) menjelaskan bahwa prinsipnya perilaku makan satwa secara mendasar dapat dijelaskan oleh anatomi dan adaptasi fisiolo...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar